Between Me n Myself

Gamblehan Alaiyum Gambreng-na Seorang Sendja

tambahkan saja apa yang kau suka!

Gara-gara bikin 10 fakta tentang saya..saya baru nyadar, kalo saya punya kebiasan-kebiasan dalam hal makan memakan..hehehe..seperti ini misalnya:
1.
saya penganut prinsip save the best for last…yang enak-enak dimakan belakangan. Menurut orang jaman dulu, kalo makan enak dibelakang maka hidupnya pun akan demikian..ibarat pepatah, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Tapi sebenarnya saya bukan penganut pepatah itu… yang enak dimakan belakangan ga ditelan bareng nasi maksudnya, ya karena biar lebih berasa aja taste-nya.. kalo dibarengin nasi kan jadi kurang berasa gitu..kenapa di belakang, ya biar rasanya terngiang-ngiang terus..kalo abis itu maem nasi kan jadi lupa rasanya…hihihihihi.

2.
saya paling anti makanan berkuah dicampur kecap ato saos… lagi-lagi karena mengurangi rasa aslinya kalo menurut saya.

3.
Kalo harus menambahkan cabe dalam makanan, saya tidak suka terlalu banyak(paling juga 2 biji doang)…kalo pedas banget..lagi-lagi karena akan mengurangi keaslian rasa kalo menurut saya.

Dari situ saya mikir… dalam menyantap makanan telah menciptakan kebiasan, yang sekiranya membuat saya lebih menikmati hidangan yang disajikan. Sesuai selera saya tentunya.. kalo saya suka makan bakso tanpa kecap dan saos.. tidak barangkali buat orang lain. Bagi saya dengan menambah kecap dan saos, akan mengurangi keaslian rasa…tapi bagi orang lain, barangkali justru kecap dan saos yang ditambahkan akan melengkapi rasa.

Dan begitu juga barangkali dengan hidup… saya tidak bisa mengatakan bahwa hidup A kurang lengkap karena tidak ditambahkan “ini”… saya tidak bisa mengatakan bahwa kehidupan B menjadi tidak lagi nikmat karena kebanyakan “itu”. Semua sesuai dengan selera dan kebutuhan masing-masing saya kira… kadang kita merasa hidup kita baru lengkap jika hidup ini telah memiliki keluarga yang dicintai, kekayaan, ketenaran, kepandaian, tingkat kereligiusan yang tinggi… tapi barangkali bisa jadi bagi orang lain, hal itu justru akan mengurangi rasa dalam menikmati hidup itu sendiri… dan kita tidak pernah tahu, seperti apakah selera dan kebutuhan dari masing-masing orang? pasti akan berbeda satu sama lain, saya yakin tak ada keseragaman mutlak soal ini. Jadi saya pikir.. saya tidak bisa menggunakan kacamata diri saya sendiri untuk menilai keberhasilan hidup orang lain…seperti halnya saya tidak peduli jika dianggap telah gagal dalam hidup, jika parameter penilaiannya memang bukan menjadi tujuan hidup saya.

October 27, 2008 - Posted by sendja | nggambus melayu, nggedabhus sok2an | | 4 Comments

4 Comments »

  1. kalo saya, menambahkan bawang goreng dan sseledri ke dalam bakso, itu yang namanya merusak rasa aslinya, menambahkan irisan kol juga, menambahkan kecambah juga, smua itu merusak taste -hayah-

    sama hal saya mbak, saya ga bisa menilai kehidupan orang dengan menggunakan kaca mata kuda, begitu juga kuda ga bisa melihat dengan kacamata saya, entar malah mumet

    Comment by heri | October 28, 2008

  2. makanan berkuah, seperti bakso ato soto ato apapun, ga pernah plain ato polos.. mesti selalu ditambahi saos tomat banyak banyak, tambah kecap banyak banyak, tambah sambal, terus perasan jeruk nipis lumayan banyak.. biasanya tambah garam juga siyh.. klo semuanya sudah berlebihan, maka sekali lagi saya tuangkan kecap, biar lebih berasa manisnya, daripada rasarasa yang lain.. *twink* :D

    klo kata kakak saya saat mencicipi makanan yang sudah diriku racik itu, “huh, rasa kecoa” dengan mimik wajah meyakinkan ditambah raut yang seperti sedang merasakan keaseman yang sangat sungguh, seolaholah sudah pernah mencicipi kecoak..

    emang rasa kecoak gimana toh?
    *halaaah*

    Comment by eva | October 28, 2008

  3. [...] saya online via hape, dan mendapati postingan baru berjumlah lima tulisan dari mbak yu ini, ada satu tulisan yang nyangkut, tentang cara membuat komposisi makanan yang berujung pada penganalogian tentang [...]

    Pingback by mejikuhibiniu! » episode rasa kecoak* | October 28, 2008

  4. @heri
    tak kusangka kau punya kekerabatan begitu dekat dengan kuda…selamat nak! selamat!

    @eva
    cobalah kau ikut fear factor…pasti akan menang..melalui tantangan makan kecoak itu, kau pasti sudah ahli.

    Comment by sendja | October 30, 2008


Leave a comment