Stop kirimi saya email “itu” !!!
Sudah kesekian kalinya dapat email tentang ulasan kematian pelaku bom Bali… yang isinya foto-foto yang konon ekslusif diambil setelah kematian mereka, plus dibumbui cerita tentang tanda-tanda kesahidan seorang suhada yang nampak pd kisah pasca kematian mereka ..
lama-lama bikin mpet juga.. sebenarnya, saya selama ga terlalu peduli sama masalah-masalah seperti itu.. mau dibilang mati sahid, mo dibilang pasti masuk neraka …sebodo amat, sodara bukan.. teman juga bukan…males ikut-ikutan mikirinnya..kaya ga ada hal lain yang lebih penting untuk dipikirkan … bagi saya, kematian mereka adalah sebuah proses penegakan hukum di negara ini..ketika secara hukum negara mereka dinyatakan bersalah.. sebagai warga negara yang melanggar hukum sudah selayaknya mereka menanggung hukuman sesuai dengan peraturan. itu saja.
tapi karena email itu datangnya bertubi-tubi.. email yang itu-itu juga…diforward..direply.. ditambah komentar ini..komentar itu..pro kontra…terus dan menerus..lama-lama jadi muak!!!! malah jd kepikiran..sialan!!
for me…mo sahid mo ngga…mo bener mo salah.. itu semua urusan Tuhan !!! untuk apa kita menduga-duga..lantas berpolemik..adu mulut..adu urat…balas membalas sampai melupakan tugas..serahkan saja semua pada Yang Kuasa. titik. apalagi yang jd dasar perdebatan pada urusan pembelaan untuk agama..pembelaan untuk Tuhan.. bagi saya..bukankah itu menjadi suatu hal yang lucu.. membela kok Tuhan. apakah Tuhan di jaman sekarang sudah sedemikian lemahnya hingga perlu dibela-bela oleh manusia yang notabene diciptakan oleh Tuhan itu sendiri ? (halah.. knapa malah jd ingat kisah frankenstein). bukankah Tuhan itu Maha?
aaah… saya malah jd tambah mumet mikirin ke-Maha-an Tuhan ini… kalo Tuhan memang Maha Segalanya.. kalo roh manusia ditiupkan oleh Tuhan sehingga konon katanya membawa sedikit pencerminan sifat Tuhan..ingat hanya sedikit, jd yang sempurna tetap milikNya (yg sedikit membela yang sempurna???..opo tumon?)…kalo salah satu sifat Tuhan adalah Berkehendak… apakah menjadi kehendak Tuhan juga..ketika manusia dapat menjadi sangat baik..dan dapat menjadi begitu jahat.. ketika manusia disebut sebagai kafir oleh manusia lain.. ketika manusia membunuh manusia lain dengan alasan membela Tuhan..ketika para pembela itu akhirnya menemui ajal pada hukum yang dibuat oleh manusia…ketika semesta dibiarkan berjalan dalam dualisme.. antara kebaikan dan keburukan..danĀ nyatanya sampai sejauh ini Tuhan membiarkan itu terjadi…membiarkan semesta berputar seperti adanya..seperti yang dikehendakNya?
pun ketika seorang manusia disebut kafir dan sesat..karena tidak “mampu” mengakui dan menyembah Tuhan sebagaimana cara yang (konon) dikehendakiNya .. saya jadi bertanya-tanya… apakah Tuhan juga Maha Pendendam?? lantas kemana larinya Sang Maha Peampun dan Penyayang??? apakah Tuhan juga berhak menyandang gelar Sang Maha Kontradiksi???!!!
ah…email-email sontoloyo itu… pada akhirnya membuat saya jd mumet berhari-hari…
No comments yet.
Leave a comment
-
Recent
- kalo situ, lebih suka dinego atau ngga?
- STP PPh Pasal 21 Tahunan, almarhum sebelum waktunya?
- jokjit…jok pijit
- selembar kertas kosong tanpa pena
- Hi..i’m Back
- Merah Hijau Kuning Rekanku
- Remunerasi bikin polusi?
- Sunset Policy = kalo tidak sunset dilaporkan polisi
- Horeee….File-nya nongol lagi
- Selamat Jalan..Guruku.
- sunpol vs skp
- sunpol vs sistem
-
Links
-
Archives
- December 2009 (2)
- November 2009 (3)
- December 2008 (12)
- November 2008 (4)
- October 2008 (18)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS