Tidak hanya AR yang bisa keren!
Di kantor saya, Menjadi seorang Account Representative (AR) sering dipandang keren. Bahkan ada beberapa teman yang bilang kalo para AR seperti mengekslusifkan diri. Bahkan ada beberapa teman yang menyesal kenapa tidak terpilih menduduki jabatan AR, dan ada yang bercita-cita dapat menjadi AR kelak.
Saya sendiri sebagai seorang AR.. tidak pernah merasa keren bahkan sempat bertanya-tanya..keren-nya itu dimana? apa karena tunjangannya yang lebih besar sekian ratus ribu (ga sampe juta) itu? atau karena jabatannya, yang memang jadi kelihatan most wanted dan tenar diantara WePe2 ? atau karena pekerjaannya, yang memaksa AR jadi kelihatan demikian sibuknya sehingga kelihatan penting?
mari kita urai satu persatu secara realitasnya..
Sebagai seorang AR.. saya memang mendapat tunjangan khusus dalam setiap bulannya… kalo boleh dihitung.. untuk grade yang sama, antara seorang AR dan seorang Pelaksana akan menimbulkan perbedaan penghasilan tidak sampe satu juta. lantas… mari kita bandingkan..ketika grade AR lebih kecil satu tingkat ketimbang pelaksana, maka perbedaan penghasilan akan semakin mengecil.. atau ketika grade AR masih di range bawah 9 ..dan grade pelaksana di range 9 ke atas..jangan lagi ditanya..pasti take home pay AR akan lebih sedikit sekali dibanding take home pay pelaksana ..realitas berikutnya…untuk penilaian grade AR, dibuat penilaian khusus oleh kanwil (hanya kanwil daerah sini).. yang apa dasar penilainnya pun kita tidak pernah tahu sesungguhnya, yang digembar gemborkan hanya masalah penggalian potensi penerimaan, yang mana tidak membedakan wilayah kerja maupun pembagian “roti pekerjaan” yang sesungguhnya tidak adil dan merata, sedangkan penilaian grade dipukul rata.. sedangkan untuk pegawai lain, penilaian hanya oleh atasan langsung.. yang seringnya berdasar asas belas kasihan rikuh pakewuh yang penting sesuai golongan dengan minimal ambil grade range tengah. realitas selanjutnya… meskipun telah modern, pemikiran pekerjaan teknis dan nonteknis, basah dan kering belum sepenuhnya hilang dari mindset sebagian orang..hingga.. berpengaruh pada pemberian fasilitas dinas..dimana, ketika seorang AR menanyakan hak-haknya untuk mendapat fasilitas dinas ketika berencana untuk benar-benar melakukan perjalanan dinas, maka akan dijawab acuh tak acuh oleh petugas yg bersangkutan, barangkali dipikirnya AR sudah mendapat tunjangan gede jadi tidak perlu lagi diberi sangu… sedangkan yang terjadi ketika pegawai lain (terutama yang diasumsikan sebagai bagian nonteknis) membuat surat tugas “entah kemana”, akan mendapat fasilitas yang seluas-luasnya plus sangu… maka, tunjangan AR pada akhirnya akan habis untuk membiayai segala macam tetek bengek pelaksanaan tugas negara.. seperti membayar telepon buat menghubungi WePe karena telepon sentral dan susah sekali buat telpon keluar, pergi ke warnet,bayarin makan siang ketika dinas luar, bayar bensin ketika mau penyuluhan, de el el.,de el el. Maka sudah pasti…tunjangan tidak akan pernah mendukung penampilan AR hingga terlihat keren!!!
Menjadi AR memang pada akhirnya akan dicari-cari oleh WePe yang akan berkonsultasi…namun, hal tersebut akan membawa konsekuensi bahwa AR akan dicap sebagai si segala tahu.. jadinya.. sebagai seorang AR memang musti harus bener-bener belajar, menimba ilmu supaya ga malu-maluin di depan WePe. Memang akan terlihat keren, ketika AR benar-benar mumpuni dalam bidang pekerjaannya… tapi.. akan menjadi tidak keren, ketika pada akhirnya AR akan menjadi tempat tumpuan dan harapan dari pemecahan segala macam persoalan yang terjadi di kantor ini…hingga pada akhirnya AR tak lebih dari sebuah tong sampah dari persoalan dan permasalah yang tidak jelas SOP nya. Atau.. meskipun telah jelas SOP-nya , namun karena mindset yang terbentuk bahwa AR harus tahu segala.. bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan WePe harus melalui AR-nya..maka akan terjadi… ketika AR dipanggil ke ruang konsultasi untuk menemui WePe..ternyata sang WePe hanya akan meminta blangko SPT (yg jelas-jelas secara SOP blangko tidak disimpan oleh AR, dan pekerjaan cari-cari blangko ini tentu saja tidak diperhitungkan dalam penilaian)…ato lain waktu, WePe hanya bertanya tentang kode MAP (yang seharusnya bisa diberitahukan langsung oleh petugas depan tanpa harus membuat WePe menunggu2 kedatangan seorang AR)..ato lain waktu..AR harus mencari tau apa yang salah dengan sistem komputer yang ada di seksi tetangga yang menyebabkan kasus tidak mucul di komputer AR (yang sepele-sepele tp penting dan ngabisin waktu gini, mana dinilai juga oleh kanwil)…ato lain waktu AR selalu repot dilibatkan dalam segala macam urusan penyuluhan (yang jelas-jelas di SE-nya merupakan tugas dari Seksi tetangga dan jelas pekerjaan ini meski menghabiskan waktu seharian namun tetap tidak akan mempengaruhi penilaian grade oleh kanwil) hanya karena alasan petugas-petugas lain tidak mempunyai wawasan seluas AR. Ato lain waktu… AR harus menderita pegal linu berkepanjangan karena kebanyakan ngamplopi surat pemberitahuan/sosialisasi peraturan baru (yang mana ngabisin waktu namun pd akhirnya diakui begitu saja sebagai pekerjaan seksi lain dan tentu saja tidak diperhitungkan dalam penilaian grade)… Maka sudah pasti…jabatan AR tidaklah sekeren apa yang dibayangkan..karena, jabatan AR sebenarnya beda-beda tipis dengan jabatan Cleaning Service.. yang tugasnya jadi pembantu umum seluruh bagian kantor..yang tugasnya rapi-rapi segala apa yang perlu dirapikan.
Dari segi pekerjaan… AR di kantor ini memang senyatanya sibuk berat..menangani urusan permohonan WePe, yang nampaknya hanya sepele.. tp akan menjadi rumit, ketika permohonan diterima tidak lengkap oleh seksi tetangga, menjadi lebih rumit lagi..ketika berkas permohonan WePe tidak segera dikirim dari seksi tetangga dan setelah ditanyakan ternyata hilang entah kemana… menjadi sangat rumit.. ketika, permohonan telah selesai dikerjakan, tapi tidak segera dicetak dan dikirim oleh seksi tetangga sehingga ujung-ujungnya AR yang kena semprot WePe. Tugas membuat profil WePe..yang sebenarnya akan terlihat sangat keren..maka akan menjadi tidak keren, ketika AR harus turun tangan manjat-manjat rak berkas hingga berkeringat, akibat permintaan berkas tidak segera dipenuhi oleh seksi tetangga..lantas kenyataannya berkas ditemukan tidak lengkap, lantas profil tidak terselesaikan dengan sempurna, hingga penampilannya sumbang nampak kosong disana sini dan tetep yang kena semprot kanwil adalah AR (sedangkan bagi petugas berkas tetap tidak akan berpengaruh apapun pada gradenya….dimana letak keadilannya??) ..atau segala macam tugas pembuatan laporan, penggalian potensi, himbauan, piket sunpol, penyuluhan, konsultasi WePe..berkejar-kejaran dengan segala macam tuntutan penilaian dari kanwil..hingga membuat AR jadi tidak kelihatan keren dalam kondisinya yang awut2an tertekan luar biasa.
jadi teman… untuk menjadi keren atau tidak , bukan terletak pada jabatan menjadi AR atau bukan. Kita andaikan saja… seandainya setiap petugas yang ada di kantor ini, menguasai bidangnya ..bidang apalagi, kalo bukan soal pajak (kalo pegawai pajak bilang ga ngerti pajak..apa kata dunia???).. maka AR tidak akan lagi terlihat sebagai yang paling keren yang musti selalu dilibat2kan untuk segala macam persoalan .. seandainya semua petugas bekerja dengan benar dan tertib…maka AR tidak akan lagi terlihat keren sebagai yang paling sibuk dan yang paling penting..karena sejatinya, semua bagian..semua petugas seharusnya sama pentingnya bagi kelangsungan kantor ini.
7 Comments »
Leave a comment
-
Recent
- kalo situ, lebih suka dinego atau ngga?
- STP PPh Pasal 21 Tahunan, almarhum sebelum waktunya?
- jokjit…jok pijit
- selembar kertas kosong tanpa pena
- Hi..i’m Back
- Merah Hijau Kuning Rekanku
- Remunerasi bikin polusi?
- Sunset Policy = kalo tidak sunset dilaporkan polisi
- Horeee….File-nya nongol lagi
- Selamat Jalan..Guruku.
- sunpol vs skp
- sunpol vs sistem
-
Links
-
Archives
- December 2009 (2)
- November 2009 (3)
- December 2008 (12)
- November 2008 (4)
- October 2008 (18)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
setidaknya, Gesang, musisi besar kita, pernah membuatkan lagu tentang AR :
” AR memangliiir sampai jaaaauuuhh, akhirnya ke laaauuuttt!!”
Comment by beruangqutub | December 9, 2008
iya tuh AR klo visit sampe ke laut,hahaha…
btw,OC lbh ngetop loh mbak,ada masalah sidjp,langsung deh cari OC
Comment by heri | December 13, 2008
AR pekerjaannya banyak dari A sampe R
Comment by kugelfang | December 17, 2008
hmm… saya ga merasa jabatan AR itu kerenn karena kerjaan mereka yg bejibuunnnn itu
belom kepingin ah
Comment by dikeva | December 18, 2008
AR cuma keren karena pake bahasa inggris… sebanding sama OC…
Comment by kugelfang | December 18, 2008
keren kok jadi AR… =) <>
–>mekso!
Comment by ift | January 20, 2009
enakan jd OC
Comment by sonicX | April 12, 2009