Ketika hujan kembali datang

Posted: November 7, 2011 in larik kata

telah kutitipkan kelu pada waktu, agar ia terlupa dalam lalu

dan tiba-tiba saja hujan sudah kembali datang.

meriyap, mengalun ricik serupa hymne kehilangan…

persis seperti waktu itu,

ketika hujan bahkan tak sanggup meluruhkan air mata yang mendadak beku,

ingin sedu namun kelu…

ingin melepas sekaligus tak ingin ia hilang

menyekat, seperti dahaga di keringnya padang gersang

meski hari itu hujan… meski hari itu beranjak malam.

 

seperti baru kemarin,

waktu yang lesat, perlahan mengurai rasa kehilangan

namun hujan hari itu seperti mengekalkan kenangan

yang selalu menghadirkan embun di bulu-bulu mata,

ketika ia kembali datang.

 

(satu tahun sudah sejak kau pulang… dan kau masih akan selalu ada di ingatan)

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s