sementara kala semakin menua,
sayap – sayap lelah mengepak di balik jeruji lengah
beribu andai mengalir menganak sungai,
dari hulu-hulu lalai masa lalu.
andai hidup hanyalah putaran waktu
dan perhentian jarum jam pada setiap angka adalah keadaan kembali semula,
berputar tak terhingga
betapapun salah, betapapun sesal
selalu kembali ke persinggahan awal.
entah,….
sebab menggenapinya, akan meniadakan harapan.
(andai hidup dilengkapi tombol undo, mungkin tak pernah ada mimpi bernama mesin waktu)