Lelaki Pemburu Bencana
Lelaki itu selalu datang pada kala pertama selepas bencana. Pada tanah yang lesak oleh gempa, pada puing-puing yang lantak oleh air bah, atau pada tempat ibadah yang tak lagi tampak tertutup timbunan tanah.
Dia datang…hanya untuk diam…bukan untuk menangis seperti apa yang kami lakukan setiap melihat kemalangan…dia datang, hanya untuk memandang dalam binar-binar cahaya matanya. Menghirup habis aroma anyir dan bebauan busuk (yang bahkan kamipun tak tahan, untuk kemudian mengenakan cadar penutup hidung)…dalam dan nikmat, seperti menghirup candu asap tembakau.
Pernah suatu kali aku bertanya demi dahaga ingin tahuku…tentang maksud apa dalam setiap kehadirannya. Dan untuk itu, ia hanya berbisik lirih dalam nada kerinduan yang teramat sangat…. aku sedang memburu jejak Tuhan.
–diposting di Ciblog tanggal 1 Juni 2006, selepas nengokin korban gempa di yogya–
Puisi buat Ibu
Betapa ingin kulukis wajahmu
dalam goresan2 yang terindah..
namun setiap guratmu adalah keharuan
yang tetes demi tetesnya mengaburkan pandangku
hingga hanya mampuku
lukis serumpun ilalang dan sealir sungai dalam keremangan senja
karena itu adalah kau ibu
ilalang yang selalu kembali tegak meski terempas dan terinjak
sungai yang menghanyutkan setiap kepedihan pada muara ketenangan
senja yang membenamkan kegelisahan dan kepenatan dalam keteduhan
ingin selalu ku rangkai nada merdu untukmu
namun setiap ketulusanmu telah meredam dentingnya
hingga hanya mampu kumainkan
do re mi fa so la si do
karna itu adalah kau ibu
mata air sederhana dari beribu lagu indah yang terangkai dalam kehidupanku
ingin ku tulis segala yang bermakna
tentang rasaku yang teramat dalam padamu
namun aksara-aksaraku mengawang bimbang
tak pernah ada kata-kata yang cukup untuk melukiskanmu ibu
tak pernah ada….
karena kau adalah air mata dan cinta
*diposting di ciblog tgl. 17 Mei 2005, buat memperingati ultah nyokap*
-
Recent
- ijinkan saya menulis dengan pena saya sendiri
- kalo situ, lebih suka dinego atau ngga?
- STP PPh Pasal 21 Tahunan, almarhum sebelum waktunya?
- jokjit…jok pijit
- selembar kertas kosong tanpa pena
- Hi..i’m Back
- Merah Hijau Kuning Rekanku
- Remunerasi bikin polusi?
- Sunset Policy = kalo tidak sunset dilaporkan polisi
- Horeee….File-nya nongol lagi
- Selamat Jalan..Guruku.
- sunpol vs skp
-
Links
-
Archives
- December 2009 (3)
- November 2009 (3)
- December 2008 (12)
- November 2008 (4)
- October 2008 (18)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS